Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Penantian 18 Tahun Berakhir, Bupati Sikka Resmikan Puskesmas Nanga di Kecamatan Lela

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260120 WA0052
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago menandatangani prasasti peresmian gedung UPT Puskesmas Nanga. | (Foto: NTT-Post)

Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar nasional yang berkualitas, aman, dan bermartabat.

Fasilitas ini diproyeksikan untuk melayani 12.165 jiwa yang tersebar di sembilan desa, yaitu Desa Lela, Sikka, dan Iligai, Hepang, Korowuwu, dan Kolidetung, serta Desa Watutedang, Baopaat, dan Desa Du.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Pembangunan gedung ini menelan biaya sebesar Rp6,29 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2025. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Bintang Pratama dalam kurun waktu 180 hari kerja (4 Juli – 30 Desember 2025).

“Kami berterima kasih kepada semua pihak karena proses pengerjaannya berjalan senyap. Setiap kendala didiskusikan dengan baik sehingga selesai tepat waktu,” kata Herlemus.

Terkait kesiapan SDM, Petrus Herelemus menyebut Puskesmas Nanga saat ini didukung oleh 81 tenaga kesehatan, yang terdiri dari 41 Aparatur Sipil Negara (PNS), 24 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 16 P3K Paruh Waktu.

“Komposisi profesi meliputi 19 perawat, 24 bidan, dan 38 tenaga kesehatan lainnya,” jelas Kadis.

Meski didukung puluhan nakes, Petrus Herlemus mengakui masih ada tantangan besar terkait ketersediaan dokter. Sejak Oktober 2025, Puskesmas Nanga belum memiliki dokter tetap.

“Selama tiga bulan terakhir, pelayanan medis dilakukan melalui sistem konsultasi dengan dokter dari Puskesmas Koting,” tuturnya

Dia meyakini Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk segera memenuhi kebutuhan dokter guna mengoptimalkan operasional puskesmas baru tersebut.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung