Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Tangis Ibunda Korban Nelayan Hilang: “Saya Tidak Butuh Janji Wakil Bupati, Saya Butuh Anak Saya Pulang”

"Kemarik Pak Wakil Bupati datang tapi hanya kasih janji. Katanya mau bantu beras atau uang, tapi sampai sekarang tidak ada," ungkapnya dengan suara bergetar.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260130 170006
Renyansia Dole, ibunda dari Noris salah satu korban hilang. | (Foto: NTT-Post)

NTT-Post.com, SIKKA – Di balik kemarahan warga Desa Paga, Kecamatan Paga, atas lambatnya pencarian dua nelayan atas nama Noris dan Anwar yang hilang, terselip kisah pilu dari sebuah gubuk di pesisir pantai.

Renyansia Dole, ibunda dari Noris salah satu korban hilang hanya bisa terduduk lemas menunggu kabar putra tunggalnya.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Bagi Renyansia, Noris bukan sekadar anak, melainkan napas dan tulang punggung utama keluarga.

Noris, pria kelahiran 1995 ini, sejak kecil ia dibesarkan dengan susah payah oleh ibunya seorang diri.

Mereka ditinggal sang ayah di usia tiga tahun, Norislah yang berjuang sendirian menghidupi ibunya, seorang istri, dan anaknya yang kini baru berusia tiga tahun.

“Kami tinggal di rumahnya orang, Noris adalah tulang punggung keluarga kami, tapi sekarang dia sudah hilang di laut selama enam hari,” tuturnya.

Sambil mengusap air mata, Renyansia meminta Pemerintah Kabupaten sikka, melalui Bupati Juventus Prima Yoris Kago dan Wakil Simon Subandi agar mengirim armada yang lebih besar untuk membantu pencarian.

“Saya mohon, Bupati dan Wakil datangkan kapal yang lebih besar supaya saya punya anak bisa pulang sudah,” ucapnya lemas.

Janji Wakil Bupati Sikka Tanpa Solusi Nyata

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung