Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Tangis Ibunda Korban Nelayan Hilang: “Saya Tidak Butuh Janji Wakil Bupati, Saya Butuh Anak Saya Pulang”

"Kemarik Pak Wakil Bupati datang tapi hanya kasih janji. Katanya mau bantu beras atau uang, tapi sampai sekarang tidak ada," ungkapnya dengan suara bergetar.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260130 170006
Renyansia Dole, ibunda dari Noris salah satu korban hilang. | (Foto: NTT-Post)

Renyansia sempat mengungkapkan kekecewaannya terhadap kunjungan wakil Bupati Sikka didampingi oleh unsur Forkopimda dan Anggota DPRD Sikka, pada Rabu, (28/1/2026) yang tidak memberikan solusi nyata.

“Kemarik Pak Wakil Bupati datang tapi hanya kasih janji. Katanya mau bantu beras atau uang, tapi sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya dengan suara bergetar.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Namun, Renyansia menegaskan bahwa bantuan logistik bukanlah prioritasnya saat ini. Yang ia tuntut adalah keseriusan negara dalam mencari anaknya menggunakan alat yang layak.

“Saya tidak minta bantuan beras atau uang dari wakil Bupati. Saya minta anak saya cepat datang. Berharap pemerintah cari anak saya sampai dapat, dalam kondisi apapun,” tegasnya.

Di bibir pantai, ibunda bersama istri dan anak Noris terus menatap ke arah laut, menanti kepulangan pria yang menjadi tumpuan hidup mereka, dalam kondisi apa pun.

Sementara keluarga korban dan warga Paga mendesak pemerintah untuk segera mengirimkan armada laut yang mumpuni, bukan sekadar perahu karet yang hanya menyisir pinggiran pantai.

Warga terus mengumpulkan donasi solar untuk menggerakkan kapal-kapal kayu mereka ke arah timur, mengikuti prediksi arus tempat Noris dan rekannya hanyut.

“Pemerintah punya aset, punya alat untuk mendeteksi. Kami punya hak untuk menuntut tindakan maksimal karena ini soal nyawa,” ujar salah satu kerabat korban.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung