“Saya meminta Koperasi Pintu Air untuk memberi contoh dalam pemberian kredit sekaligus edukasi usaha pasca-panen,” tuturnya.
Menurutnya, pemerintah ingin masyarakat Kabupaten Sikka mulai merubah bentuk produk dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi untuk dijual dengan harga pasar yang baik.
“Dengan pasar yang bagus, tentu hasilnya akan jauh lebih baik bagi kesejahteraan mereka,” tegasnya.
Wabup Sikka berharap, KSP Kopdit Pintu Air bisa berperan aktif untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat melalui edukasi pasca panen
Wakil Bupati juga menyoroti performa KSP Kopdit Pintu Air yang diakui secara nasional. Ia menyebutkan bahwa koperasi ini telah menunjukkan kualitas yang luar biasa, baik dari sisi manajemen maupun pengamalan jati diri koperasi yang sesungguhnya.
“Pintu Air sebagai koperasi yang secara nasional memiliki tingkat kesehatan keuangan yang sangat sehat,” tutur Wabup Sikka.
Wabub juga mengapresiasi implementasi prinsip dari, oleh, dan untuk anggota yang benar-benar berjalan secara nyata dalam operasionalnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












