Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Curhat Istri Pelaku TPPO: Polisi Bawa Kami ke Hotel dan Kami Bayar Kamar Pake Uang Pribadi

Kobus kemudian dibawa keluar dari ruangan tanpa alasan kaki dan diminta berbaring di lantai mobil agar tidak terlihat dan istrinya duduk di kursi depan. Elisabeth mengatakan mereka diantar ke hotel oleh tiga oknum penyidik berinisial R, S dan J. 

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
Mako Polres Sikka. | (Foto: NTT-Post)

NTT-Post.com, SIKKA – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan tersangka YT alias Yakobus (Kobus) kini menyeret nama sejumlah oknum anggota Polres Sikka.

Pengakuan Elisabeth, istri Kobus, mengungkap serangkaian peristiwa janggal yang terjadi selama masa penahanan suaminya pada Januari 2026.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Elisabeth menceritakan, sekembalinya ia dan satu orang anaknya dari Kalimantan pada pertengahan Januari 2026, mereka langsung mengunjungi suaminya yang ditahan di Polres Sikka.

Tiba di Polres Sikka, Elisabeth mengaku bertemu Kobus suaminya di dalam ruangan penyidik Tipiter Polres Sikka yang ditemani Oknum penyidik berinisial T, R, S, dan J.

“Saya dan anak saya ke Polres untuk bertemu suami yang ditahan. Sampai di sana kami bertemu di dalam ruangan penyidik bersama beberapa polisi,” kenangnya saat ditemui, Kamis, (5/2/2026).

Selanjutnya cerita Elisabeth, saat malam kurang lebih pukul 18.30 WITA, para oknum Polisi menawarkan untuk memfasilitasi Kobus dan istrinya berhubungan intim di sebuah Hotel yang ada di Kota Maumere.

Dengan heran Elisabeth sempat bertanya kepada oknum penyidik. “Memang bisa ka begitu? Di Polres Sikka ni bisa begitu ka?” tanya Elisabeth.

Selanjutnya oknum penyidik mengiyakan pertanyaan Elisabeth, namun oknum penyidik terlebih dahulu harus menghubungi atasan Kobus di Kalimantan terkait hal tersebut sebelum mereka memfasilitasi pasangan suami istri itu ke Hotel.

“Polisi jawab bilang bisa, tapi dia harus telepon ke atasan suami di Kalimantan dulu. Setelah telepon baru polisi mulai ajak kami menuju hotel,” cerita Elisabeth.

Merasa keduanya adalah pasangan suami istri yang sah, Elisabeth dan Kobus kemudian mengikuti tawaran dari oknum penyidik itu.

Sebelum ke hotel, Elisabeth mengaku oknum penyidik sempat menghubungi iparnya untuk menjemput anak yang ada bersama mereka.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung