Berdasarkan data yang disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena, total aset gabungan koperasi kredit besar di NTT termasuk Kopdit Obor Mas, KSP Pintu Air, KSP TLM, dan Swasti Sari kini telah menembus angka signifikan di atas Rp10 triliun.
Angka ini setara dengan separuh (50 persen) dari total aset Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur.
”Ukuran yang disampaikan Pak Gubernur, Rp10 triliun lebih. Artinya, separuh dari aset Bank NTT. Itu membuktikan bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat tepat untuk disebut sebagai Provinsi Koperasi,” tegas Menkop.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten Sikka, telah berhasil mendorong koperasi menjadi badan usaha yang memberikan kontribusi riil dan signifikan terhadap pergerakan ekonomi akar rumput.
Rangkaian kunjungan Menkop Ferry Juliantono ini akan dilanjutkan dengan membuka secara resmi RAT XLII Kopdit Obor Mas di Capa Hotel Maumere pada Sabtu (30/5/2026).***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












