Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Genap 8 Tahun, SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere Gelar MPLS Ramah 2026

"MPLS Ramah bukan sekadar perkenalan fisik sekolah, tetapi menjadi pintu gerbang bagi peserta didik untuk mengenal potensi diri, beradaptasi dengan warga sekolah, serta memahami kurikulum yang akan mereka pelajari," ujar Kondibus saat membuka kegiatan.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260713 WA0031
Gebap 8 Tahun, SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere Gelar MPLS Ramah 2026.| (Foto: Dok istimewa)

NTT-Post.com, SIKKA – SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026).

Momentum ini terasa spesial karena bertepatan dengan usia sekolah yang kini genap memasuki delapan tahun.

Pada tahun ini, sekolah mengusung konsep MPLS Ramah untuk menyambut 80 siswa-siswi baru.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta sepenuhnya bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kepala SMK Kehutanan dan Seni St. Fransiskus Xaverius Maumere, Drs. Kondibus Stela Maris, menjelaskan bahwa kegiatan yang mengusung tagline “Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah” ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.

“MPLS Ramah bukan sekadar perkenalan fisik sekolah, tetapi menjadi pintu gerbang bagi peserta didik untuk mengenal potensi diri, beradaptasi dengan warga sekolah, serta memahami kurikulum yang akan mereka pelajari,” ujar Kondibus saat membuka kegiatan.

Kepala Sekolah menyebut, konsep “Ramah” yang diterapkan mengedepankan sikap santun, saling menghargai, dan suasana pergaulan yang menyenangkan.

“Pihak sekolah berkomitmen penuh agar seluruh rangkaian kegiatan bersih dari unsur perundungan (bullying), intoleransi, maupun tindakan plonco yang merugikan siswa,” jelas Kepsek.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung