Baca Juga: Jembatan Kaenbaun Ambruk, Akses Pelayanan Publik dan Pendidikan di TTU Lumpuh Total
“Jumlah ini masih bisa mengerucut. Kita akan lihat kebutuhan riil. Yang pasti, pinjaman ini tidak akan melampaui batas maksimal Rp120 miliar yang sempat direncanakan pada 2025 lalu,” jelasnya.
Langkah ini, lanjutnya, dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah serta batas maksimal pinjaman sesuai regulasi yang berlaku.
Lima Proyek Strategis
Berdasarkan simulasi dalam rapat kerja, dana pinjaman sebesar Rp80 miliar tersebut akan dialokasikan untuk lima kegiatan strategis dengan rincian sebagai berikut:
- Pembangunan atau peningkatan jalan dalam kota: Rp53 miliar
- Pembangunan Wahana Wisata Waterboom: Rp15 miliar
- Pembangunan tribun lapangan olahraga: Rp5 miliar
- Pembangunan atau peningkatan jalan kabupaten di luar kota: Rp5 miliar
- Rehabilitasi rumah jabatan pimpinan DPRD: Rp2 miliar
Pemerintah daerah berharap, melalui realisasi program-program tersebut, pertumbuhan ekonomi lokal dapat didongkrak, konektivitas wilayah semakin baik, serta sektor pariwisata dan olahraga mampu menjadi sumber baru peningkatan PAD.
Rencana pinjaman ini selanjutnya akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD TTU sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebelum diajukan secara resmi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












