“Saya sudah datang dari jam 6 pagi supaya bisa dapat bagian rusuk dan kulit yang bagus. Meskipun harus antre panjang dan berdesakan, tidak apa-apa. Ini untuk makan besar bersama keluarga nanti malam, sudah jadi tradisi wajib setiap tahun,” ujar Maria sembari menunjuk potongan daging yang baru dibelinya.
Senada dengan Maria, pembeli lainnya, Robertus, mengaku sengaja memilih Pasar Alok karena pilihan dagingnya yang melimpah, meskipun ia harus bersabar menghadapi kerumunan.
“Tahun ini memang terasa lebih ramai dari biasanya. Tadi sempat khawatir kehabisan karena banyak sekali orang yang datang. Untungnya stok di Pasar Alok ini cukup banyak, jadi kami yang datang agak siang pun masih bisa dapat,” kata Robertus.
Peningkatan permintaan ini menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang. Meski terjadi lonjakan pembeli, para pedagang berusaha menjaga ketersediaan stok hingga sore hari.
“Permintaan naik berkali-kali lipat dibanding hari biasa. Kami sudah siapkan stok lebih banyak karena tahu warga pasti serbu Pasar Alok hari ini,” ungkap Eman, salah satu penjual daging babi.
Selain daging babi, area Pasar Alok juga terpantau padat oleh warga yang membeli perlengkapan bumbu dapur dan sayuran.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












