Saat ini, dari total 60 kantor cabang, sebanyak 40 kantor sudah memiliki gedung sendiri, sementara 20 lainnya sedang dalam proses pembangunan.
Jika digabungkan dengan kantor cabang pembantu sebanyak 26 unit, total jaringan Pintu Air telah mencapai 86 kantor dengan total aset menyentuh angka Rp2,6 triliun.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Yakobus Jano juga memberikan pesan mendalam terkait perilaku ekonomi anggota.
Ia menyoroti budaya pesta pora yang kerap menjadi penghambat kemajuan finansial di wilayah tersebut.
Jano mengajak seluruh anggota untuk menerapkan disiplin keuangan dengan rumus sederhana: Tabungan harus disisihkan di awal, bukan sisa dari konsumsi.
”Kita harus punya prinsip ‘makan malam sisa esok’. Artinya, jangan habiskan semua pendapatan hari ini. Harus ada cadangan untuk masa depan atau kebutuhan mendesak,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












