Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lokasi Judi Hanya Berjarak 300 Meter Dari Kantor Polsek Bola, Kapolsek Dan Anggota Tutup Mata?

Meski lokasinya mencolok, aparat dinilai tutup mata. Pelapor mengungkapkan bahwa saat dirinya melaporkan praktik judi dan bersama Kapolsek ke lokasi, oknum pejabat kepolisian tersebut tidak melakukan penangkapan.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260203 084556
Ilustrasi lokasi judi dan Kantor Polsek Bola yang berjarak hanya 300 meter. | (Foto: Kolase NTT-Post/AI)

Saat ditanya mengapa tidak ada tindakan, oknum Kapolsek tersebut dilaporkan berdalih sedang sibuk karena ada urusan ke wilayah Mapitara.

Melihat tidak ada tindakan dari Kapolsek, Gabriel kembali mendesak untuk bendar judi tersebut di

tangkap beserta barang bukti yang ada.
Namun Kapolsek, hanya diam dan balik menanyakan kapasitas Gabriel mendesak Kapolsek menangkap bandar judi.

“Kapolsek bilang, Kau ini sebenarnya siapa? Saya bilang, Aduh, saya masyarakat biasa. Saya pergi lapor Bapak tidak mau tangkap baru tanya lagi saya sebagai apa, ‘” tambahnya.

Kecewa dengan sikap abai petugas, Gabriel secara nekat merampas tas milik bandar yang masih terbuka untuk dijadikan barang bukti.

Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai senilai Rp130.000 yang kemudian dibawa ke Polres sebagai bukti untuk membuat laporan.

Pelapor mengaku sempat ditegur oleh Kapolsek saat mengambil tas tersebut. “Dia tanya lagi, ‘Kau sebagai apa kau ambil itu tas?’. Saya bilang, saya ini mantan napi, gara-gara judi sampai saya penjara, jadi sekarang saya bawa bukti tas ini ke Polres,” tegas pelapor.

Hingga berita ini diturunkan, pelapor telah menyerahkan laporan awal dan diminta kembali ke Polres esok hari untuk menyerahkan barang bukti uang tunai yang masih ia simpan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung