NTT-Post.com, SIKKA – Misteri kematian tragis S.T.N, siswa SMP MBC Ohe yang ditemukan tak bernyawa di Kali Watuwogat, Desa Rubit, Kabupaten Sikka beberapa waktu lalu, mulai menemui titik terang.
Dilansir dari pemberitaan media Tajukntt.id, aparat Kepolisian Resor (Polres) Sikka bergerak cepat dengan mengamankan dua orang terduga pelaku yang merupakan bapak dan anak.
Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku
Penyelidikan polisi mengarah pada dua sosok yang sempat menghilang dari Desa Rubit pasca kejadian.
Keduanya adalah SG (40) dan anaknya, FGR (16), yang merupakan warga Kampung Woloklereng, Desa Rubit.
Pelarian keduanya berakhir di dua lokasi berbeda pada Selasa (24/2/2026), SG (Ayah) dibekuk Tim Buser Polres Sikka di wilayah Nebe sekitar pukul 09.00 WITA.
Selanjutnya FGR (Anak), diamankan di rumah keluarganya di Kampung Wolotopo, Kabupaten Ende, pada siang harinya. FGR diketahui merupakan kakak kelas korban di SMP MBC Ohe.
Kepala Desa Rubit, Polikarpus Heret, membenarkan penangkapan warganya tersebut. “Keduanya saat ini sudah dibawa ke Mapolres Sikka untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Polikarpus saat ditemui di Polsek Kewapante, Rabu (25/2/2026).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












