Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Reses di TTU, Warga Keluhkan Masalah Pertanian dan Pebdidikan, Laiskodat Komit Kawal Aspirasi Warga

"Fasilitas pendidikan disini masih belum memadai, juga gaji para tenaga pengajar yang jauh dari kata layak. Jadi kami minta bapa anggota DPR untuk bantu kami," tutur Yohanes. 

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Redaksi
IMG 20260721 WA0045 e1784631431517
Reses di TTU, Warga Keluhkan Masalah Pertanian dan Pebdidikan, Laiskodat Komit Kawal Aspirasi Warga. | (Foto: Ramos Suni)

“Para petani disni juga masih sangat kesulitan untuk mengakses pupuk subsidi, mendapatkan pasokan air untuk pertanian dan pemasaran hasil panen. Kami harap bapa bisa bantu kami,” minta Yohanes sang kepada wakil rakyat.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Viktor Laiskodat menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi setiap suara masyarakat.

Meskipun saat ini bertugas di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi, ia menegaskan bahwa tanggung jawab moral seorang wakil rakyat melintasi batasan komisi.

“Walaupun saya berada di Komisi I, semua keluhan masyarakat tetap menjadi perhatian saya. Aspirasi ini akan saya bawa dan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar bisa mendapatkan solusi yang tepat,” tegas Laiskodat di hadapan warga.

Ia menambahkan, kehadiran wakil rakyat di tengah konstituen harus memberikan dampak dan manfaat yang nyata, baik lewat pengawalan kebijakan maupun aksi kepedulian langsung di lapangan.

Kehadiran Bungtilu pun mendapat apresiasi dari warga Miomaffo Timur. Mereka menilai kegiatan reses ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan ruang dialog yang memberi harapan sekaligus bukti nyata kepedulian wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat di daerah.

Momen reses ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Bungtilu dengan konstituennya di Nusa Tenggara Timur, sekaligus mempertegas komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil di tingkat nasional.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung