“Ini merupakan semangat masyarakat yang bangkit dari keterpurukan kegagalan proyek IKK Nita dan berhasil mendapatkan air bersih melalui swadaya,” ujar Romo dalam khotbahnya.
Romo Marsel juga mengaku terpukau saat pertama kali mengunjungi kebun milik Suitbertus Amandus di Nilo yang menjadi sumber kehidupan baru bagi warga Rotat.

“Saya baru pertama masuk ke kebun itu dan merasa heran sekaligus kagum. Kebun itu tertata indah seperti di biara-biara, seperti Biara Fransiskus atau Karmel, di mana mereka sangat mencintai lingkungan dan pantang merusak alam. Ini membuka mata kita, kebun yang dulunya kering kerontang, ketika disentuh dengan tangan dingin Bapak Amandus, dijaga dan ditanami dengan sungguh-sungguh, akhirnya memunculkan mata air,” puji Romo Marsel.
Ia menegaskan bahwa peristiwa hari ini adalah bukti nyata bagaimana Tuhan bekerja melalui tangan manusia untuk kebaikan bersama.
“Tuhan bekerja melalui Bapak Amandus dan keluarganya untuk kebaikan orang banyak. Pengaliran air ini adalah tanda cinta Tuhan dan bukti besar dari tali persaudaraan kita semua. Air ini harus menjaga kehidupan dan digunakan dengan baik oleh seluruh masyarakat di Rotat,” lanjut Romo Marsel.
Sementara, Editha Dua Lodan, Warga Dusun Ladogahar mengatakan, kedatangan air bersih ini langsung menghapus beban finansial warga Rotat yang selama ini harus merogoh kocek Rp150.000 hingga Rp400.000 per bulan hanya untuk membeli air tangki.
Terlebih lagi, air ini diberikan oleh Suitbertus Amandus secara cuma-cuma dan ikhlas untuk seumur hidup.
“Kami tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih mendalam kepada Suitbertus Amandus, Yakobus Jano, serta legislator Yuslin Nursivin Dua Botha (Ibu Irvin) yang terus mendampingi perjuangan kami hingga air benar-benar mengalir di permukiman,” tuturnya.
Lanjutnya, kini Dusun Rotat telahmengukir sejarah baru dan membuktikan bahwa kekuatan gotong royong dan kepedulian sesama mampu mengalahkan bayang-bayang kegagalan proyek masa lalu, sekaligus membawa kemerdekaan air bersih yang sesungguhnya bagi masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












