Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Dinilai Tipu Masyarakat dan Mahasiswa Soal Data Kemiskinan Ekstrem, Janji Bupati Sikka Ditagih

"Sampai hari ini program itu pun tidak dijalankan, tidak dirasakan. Data yang diambil oleh mahasiswa Unipa itu tidak direalisasikan. Artinya, Bapak Bupati sudah menipu kami mahasiswa, dan begitu juga masyarakat di Kabupaten Sikka," ujar Alfianus tegas.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
InShot 20260709 085932433
Alfianus Pilatus, mahasiswa Semester IV Fakultas Hukum Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, menilai program pendataan keluarga miskin ekstrem yang melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun lalu tidak memberikan dampak nyata dan terkesan hanya memberi harapan palsu. | (Foto: Dok istimewa)

Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Sikka, Gorgonius Nago Bapa, mengaku maklum dengan kekecewaan yang dirasakan oleh masyarakat maupun mahasiswa.

Sebagai salah satu partai pengusung pasangan Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi pada Pilkada 2024 lalu, pria yang akrab disapa Us Bapa ini menegaskan bahwa Golkar memiliki tanggung jawab moral untuk terus menagih komitmen bupati.

“Kami juga merasa bahwa daerah kita ini, kabupaten kita ini, belum seperti yang diharapkan oleh masyarakat, seperti yang dijanjikan oleh pemimpin kita saat ini,” kata Us Bapa, sapaan akrabnya.

Us Bapa menjelaskan, saat menjadi partai pengusung pada Pilkada 2024 lalu, Golkar Sikka melihat rekam jejak dan pengalaman yang dimiliki Juventus Prima Yoris Kago sebagai modal untuk membawa perubahan bagi Kabupaten Sikka.

“Saat itu kami melihat ada anak muda yang punya aktivitas di pusat, anak muda yang mampu, dari sisi organisasinya dia sudah belajar banyak. Kami melihat latar belakang itu. Apalagi waktu itu dia menjadi tenaga ahli dari staf khusus presiden, ini kan artinya bahwa dia pasti punya hubungan baik dengan orang-orang yang ada di pusat,” ujarnya.

“Karena dia juga mempunyai keinginan untuk membangun Sikka ini, kami menerima dan kami mengusung dan mendukung dia untuk perbaikan dan pembangunan untuk masyarakat Sikka ini yang lebih baik,” Us Bapa menambahkan.

Karena itu, Us Bapa menegaskan, setelah dipercayakan masyarakat untuk memimpin Nian Tana Sikka, Juventus Prima Yoris Kago memiliki kewajiban untuk mewujudkan semua program dan janji kampanye waktu itu.

“Dia harus mewujudkan apa yang sudah dia janjikan pada saat beliau mau menjadi pemimpin di Sikka ini. Banyak sekali program, banyak sekali rencana-rencana beliau yang sudah beliau sampaikan pada saat masa-masa kampanye,” katanya.

Lebih lanjut Us Bapa mengatakan, Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Sikka akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah. Kata dia, pengawasan dilakukan melalui kritik, koreksi, dan pemberian masukan agar seluruh program yang telah dijanjikan kepada masyarakat dapat direalisasikan.

“Sekarang tugas kita bersama, dan juga lebih utama tugas kami, Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Sikka ini, kita sama-sama mengawasi, bahwa mereka sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin kabupaten ini, karena segala macam program-program yang sudah dijanjikan kepada masyarakat, mereka harus bisa mewujudkan itu kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab fraksi di DPRD demi memastikan pemerintahan berjalan sesuai harapan masyarakat Kabupaten Sikka.

“Kami mengkritisi, kami memberikan koreksi, kami memberikan masukan kepada bupati dan wakil bupati, supaya mereka mewujudkan apa yang sudah mereka janjikan kepada masyarakat pada saat masa-masa itu,” tutupnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung