Melihat kondisi tersebut, pihak penyelenggara tur segera mengontak Kansar Maumere untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan (Search and Rescue).
Titik lokasi penyelaman diperkirakan berada pada koordinat 8°29’5.75″S – 122°27’34.71″E, atau berjarak sekitar 16,6 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Wuring, Maumere.
Menerima laporan tersebut, Kansar Maumere langsung memberangkatkan Tim SAR Gabungan menggunakan armada Utama KN SAR Puntadewa 250 menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran.
Operasi pencarian hari pertama melibatkan personel gabungan dari Tim Rescue Kansar Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka, serta Lanal Maumere.
“Tim SAR Gabungan masih berjibaku melaksanakan pencarian terhadap empat penyelam yang belum kembali ke permukaan,” ujar Fathur Rahman.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dilanjutkan memasuki hari kedua (Senin, 5/10/2026) dengan memperluas area penyisiran di sekitar perairan Pulau Pangabatang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












