Data instrumental lainnya menguatkan temuan kegempaan ini. Data deformasi dari tiltmeter menunjukkan pola inflasi yang signifikan dalam rentang waktu singkat, mengindikasikan pergerakan magma dangkal.
Sementara itu, data Global Navigation Satellite System (GNSS) juga terpantau mengalami kenaikan dalam tiga hari terakhir, mengindikasikan pergerakan magma dari kedalaman menuju ke arah dangkal.
Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, dan mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak gunung tersebut.
Dengan kondisi kegempaan yang tinggi, tingkat aktivitas G. Lewotobi Laki-laki tetap berada pada Level III (SIAGA).***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












