Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Salinitas dan Kadar NaCl Garam di TTU Lampaui Standar Nasional, Investor Siap Investasi

"Ditemukan hamparan lahan yang cukup luas, minimal sekitar 1.000 hektare yang sangat potensial untuk pengembangan garam industri," jelas Yohanes.

Avatar photo
Reporter : Ramos Suni Editor: Redaksi
IMG 20260608 WA0023
Pelaksana Harian (Plh) Dinas Perikanan Kabupaten TTU, Yohanes Sanak, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya pada beberapa waktu lalu. | (Foto: Ramos Suni)

Hasil penelitian laboratorium menunjukkan angka yang sangat mengejutkan dan menempatkan wilayah TTU di atas rata-rata daerah penghasil garam lainnya di Indonesia.

Dari tingkat salinitas air laut di wilayah Oebubu mencapai angka 6,5, selanjutnya wilayah Temkuna, Oesoko, Muara Oebubun, & Faularan, mencapai angka 5.

Sebagai perbandingan, daerah lain seperti Malaka, Sabu, Rote, Sumba, dan Madura rata-rata hanya berada di angka 3 hingga 3,5.

Selain salinitas, keunggulan utama TTU terletak pada kadar Natrium Klorida (NaCl) yang sangat tinggi.

Berdasarkan uji coba produksi terdahulu pada lahan 15 petak berukuran 50 meter, wilayah ini mampu menghasilkan 16 ton garam dengan kadar NaCl mencapai 98,84%.

“Kalau di daerah lain rata-rata kadar NaCl masih di angka 96 hingga 97 persen. Sementara kebutuhan industri mensyaratkan minimal 98 persen. TTU sudah melampaui standar itu,” tegas Yohanes secara optimistis.

Potensi emas ini sejalan dengan kebutuhan pasar nasional. Yohanes mengenang momen saat dirinya mendampingi Bupati TTU dan Gubernur dalam audiensi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kala itu, Menteri KKP menegaskan bahwa garam industri dengan kadar NaCl minimal 98% sangat dicari dan dibutuhkan oleh pasar domestik maupun internasional.

Dengan segala keunggulan alamiah dan dukungan regulasi, Pemerintah Kabupaten TTU optimistis bahwa investasi dari PT Blue Steel Industries akan segera terealisasi dalam waktu dekat.

Langkah ini diharapkan mampu mentransformasi TTU menjadi salah satu pusat dan daerah penghasil garam industri unggulan di Indonesia.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung