Terkait keluhan warga pengungsi mandiri di Wolomarang yang mengaku belum tersentuh bantuan logistik dan terancam krisis pangan, Femmy menyatakan pihak Satgas akan segera berkoordinasi dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi bersama pihak kecamatan.

“Nanti kami koordinasikan dulu dan lihat kondisi di lapangan seperti apa. Memang banyak masyarakat kawasan pesisir yang trauma, tetapi kami tetap berpatokan pada data serta informasi resmi dari BMKG mengenai potensi gempa susulan yang terus menurun,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi warga yang rumahnya rusak akibat dampak gempa, tim teknis dari Pemkab Sikka saat ini sedang melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan.
Berdasarkan laporan awal dari kecamatan, terdapat sekitar 8.000 warga yang melaporkan kerusakan tempat tinggal.
“Untuk distribusi bantuan sembako dan logistik tetap berjalan dengan skala prioritas, terutama bagi warga yang rumahnya rusak berat atau sedang. Setelah proses verifikasi dan penetapan SK Bupati selesai, kita akan segera masuk ke tahap proses pembangunan,” pungkas Femmy.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












