Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TRUK-F Desak Pemerintah Proaktif Awasi Tempat Usaha Terkait Dugaan Eksploitasi Pekerja

​"Kami minta pemerintah proaktif karena ini warga kita. Mereka harus kerja dengan benar supaya masalah ini jangan ada terus. Kami (TRUK-F) bukan pemadam kebakaran yang baru dipanggil saat ada kasus," tegas Suster Ika.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260124 205501
Kepala Truk-F, Suster Ika bersama Sat Reskrim Polres Sikka menjemput 11 LC di salah satu tempat hiburan malam. | (Foto: NTT-Post)

NTT-Post.com, SIKKA – Pimpinan Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F), Suster Ika, mendesak Pemerintah Daerah untuk memperketat pengawasan terhadap tempat-tempat usaha menyusul adanya dugaan kasus eksploitasi pekerja yang kembali mencuat.

Hal ini disampaikan Suster Ika saat mendampingi proses pemeriksaan 11 LC yang dijemput Satuan Reskrim Polres Sikka, dengan dugaan jeratan utang dan praktik eksploitasi, di salah satu tempat hiburan malam di Kota Maumere, Jumat, (24/1/2026).

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Suster Ika menekankan bahwa tanggung jawab pengawasan tempat usaha, seperti pub dan tempat hiburan lainnya, berada di tangan pemerintah.

Ia juga menyoroti bahwa kasus ini merupakan pengulangan dari tahun 2021 hingga kembali terjadi di tahun 2026 pada lokasi yang sama.

Ia menilai fungsi pengawasan pemerintah terhadap usaha semacam ini sangat tidak maksimal.

​”Kami minta pemerintah proaktif karena ini warga kita. Mereka harus kerja dengan benar supaya masalah ini jangan ada terus. Kami (TRUK-F) bukan pemadam kebakaran yang baru dipanggil saat ada kasus,” tegas Suster Ika.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung