Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

TRUK-F Desak Pemerintah Proaktif Awasi Tempat Usaha Terkait Dugaan Eksploitasi Pekerja

​"Kami minta pemerintah proaktif karena ini warga kita. Mereka harus kerja dengan benar supaya masalah ini jangan ada terus. Kami (TRUK-F) bukan pemadam kebakaran yang baru dipanggil saat ada kasus," tegas Suster Ika.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260124 205501
Kepala Truk-F, Suster Ika bersama Sat Reskrim Polres Sikka menjemput 11 LC di salah satu tempat hiburan malam. | (Foto: NTT-Post)

​Ia menambahkan bahwa perlindungan hak-hak pekerja adalah kewajiban konstitusional pemerintah, terutama dalam memastikan manusia tidak dimanfaatkan demi keuntungan sepihak dengan cara-cara yang melanggar etika.

“Kita minta pemerintah karena ini tugas mereka. Mereka harus mengawasi tempat usaha supaya tidak merugikan orang. Manusia ini bukan barang,” tegasnya.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Ia juga mempertanyakan tindak lanjut pengawasan dari dinas-dinas pasca-audiensi dengan DPRD di beberapa tahun lalu yang dinilai belum memberikan dampak signifikan di lapangan.

“Kita pernah audiens dengan seluruh dinas-dinas di DPRD terkait pengawasan tempat hiburan. Tapi setelah audiens ternyata habis di gedung DPRD, tidak ada tindak lanjut,” ujarnya kecewa.

Pihak TRUK-F menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi para korban dan berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas seluruh fakta serta pengalaman yang dialami anak-anak tersebut guna membuktikan dugaan eksploitasi yang terjadi.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung