Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bawa Pulang 12 Medali dari Jakarta, Pelatih dan Orang Tua Atlet Taekwondo Sikka Sentil Kepedulian Pemda

"Setiap kali kejuaraan, kita menggunakan dana swadaya orang tua dan kas tim. Kami sudah beberapa kali bersurat maupun menyampaikan secara lisan kepada Pemkab Sikka, namun tidak ada tindak lanjut sama sekali. Karena sudah terbiasa, kami tidak bingung lagi dan memilih jalan secara mandiri," ungkap Derina.

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
WhatsApp Image 2026 09 03 at 13.30.02
Membawa 10 orang atlet, tim Derina Winners Club Taekwondo Sikka berhasil memboyong total 12 medali, yang terdiri dari 8 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. | (Foto: dok istimewa)

“Setidaknya ada perhatian atau apresiasi untuk anak-anak yang sudah berjuang membawa nama Nian Tana. Kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam penyediaan fasilitas dan sarana latihan,” tegasnya.

Bangga Sekaligus Minta Pemda Adil pada Semua Cabor

Keharuan dan rasa bangga turut dirasakan oleh para orang tua atlet. Maria Simporosa, salah satu orang tua peserta, mengaku sangat terharu melihat perjuangan dan hasil luar biasa yang diraih anak-anak.

“Kami orang tua sangat bangga dan terharu. Anak-anak sudah memberikan yang terbaik dengan hasil yang luar biasa. Apa yang mereka proses selama ini sudah menunjukkan hasil nyata. Namun, saya pesan ke anak-anak jangan cepat puas, harus terus berlatih karena mempertahankan prestasi itu tidak mudah,” tutur Maria.

Terkait perhatian dari pemerintah daerah, Maria menyayangkan sikap Pemkab Sikka yang terkesan tebang pilih dalam memberi perhatian kepada cabang olahraga (cabor).

“Dukungan dari Pemkab selama ini belum ada. Harapan kami ke depan, Pemda harus lebih adil dalam memperhatikan dan mengapresiasi semua cabang olahraga. Selama ini terkesan hanya beberapa cabor saja yang disuport,” kritiknya.

Meski demikian, Maria memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan moral dan kemudahan izin bagi para siswa yang berlaga.

“Dari pihak sekolah sudah ada dukungan dengan memberikan izin dan tidak mempersulit anak-anak saat hendak ikut turnamen. Setelah pulang pun pihak sekolah memberikan apresiasi. Harapan kami, pihak sekolah tetap konsisten memberikan izin setiap kali anak-anak akan mengikuti turnamen ke depannya,” pungkasnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung