Ia menyebut anak-anak di SLB Bakti Luhur dan Asrama Susteran Alma sebagai bagian dari masyarakat yang harus dirangkul bersama.
Baca Juga: PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Ambruknya Pelabuhan Laurentius Say Saat Gempa Flores
PMKRI Maumere menilai, dampak bencana tidak hanya berupa kerusakan fisik, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi sosial dan psikologis anak-anak.
“Karena itu, organisasi ini menekankan pentingnya dukungan menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan pendidikan, hingga penguatan mental dan psikososial bagi anak-anak terdampak,” tegas Melki.
Masih kata Melki, organisasi mahasiswa Katolik ini juga mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat agar anak-anak tetap memiliki ruang aman untuk belajar dan tumbuh.
Melki berharap, bantuan yang diberikan hari ini menjadi pemantik kesadaran bersama akan tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak.
“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa kepedulian terhadap anak-anak merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
PMKRI Maumere turut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












