Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Solidaritas Perantau Asal Desa Kolisia B Sumbang Rp8 Juta untuk Pembangunan Gereja

“Ide ini muncul semata-mata karena rasa peduli kami terhadap kampung halaman, terutama untuk mendukung pembangunan Gereja St. Theodorus. Kami ingin berkontribusi, sekecil apa pun, agar fasilitas ibadah di desa kami bisa segera selesai dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Jefri dalam momentum penyerahan tersebut.

Avatar photo
Reporter : Varlo da Costa Editor: Redaksi
IMG 20260621 151328
Penyerahan dana dilakukan secara langsung kepada pengurus gereja dalam suasana yang penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan. Agenda tersebut turut disaksikan oleh tokoh masyarakat, perwakilan umat, serta warga sekitar. | (Foto: Dok Istimewa)

 

NTT-Post.com, SIKKA – Jarak dan waktu terbukti tidak memutus tali persaudaraan serta kepedulian warga asal Desa Kolisia B, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tengah mengadu nasib di tanah rantau.

Melalui aksi nyata yang menyentuh, kelompok Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B menyerahkan sumbangan dana sebesar Rp8.000.000 untuk mendukung kelanjutan pembangunan Gereja St. Theodorus Kolisia – Nawuteu.

Penyerahan dana dilakukan secara langsung kepada pengurus gereja dalam suasana yang penuh dengan kehangatan dan kekeluargaan. Agenda tersebut turut disaksikan oleh tokoh masyarakat, perwakilan umat, serta warga sekitar.

Dana tersebut dikumpulkan secara swadaya dan bertahap selama dua bulan, terhitung sejak April hingga Mei 2026.

Kelompok yang beranggotakan 27 perantau ini dipimpin secara kolektif oleh Yohanes Severinus Padeng (Jefri) selaku Ketua dan didampingi oleh Maria Renalti Dua Monika (Nalti) sebagai Bendahara.

Ketua Solidaritas Perantauan Anak Desa Kolisia B, Yohanes Severinus Padeng yang akrab disapa Jefri, mengungkapkan bahwa inisiasi pembentukan wadah ini murni lahir dari rasa rindu dan tanggung jawab moral terhadap tanah kelahiran, khususnya dalam pemenuhan fasilitas rumah ibadah yang layak bagi umat di desa.

“Ide ini muncul semata-mata karena rasa peduli kami terhadap kampung halaman, terutama untuk mendukung pembangunan Gereja St. Theodorus. Kami ingin berkontribusi, sekecil apa pun, agar fasilitas ibadah di desa kami bisa segera selesai dan dimanfaatkan dengan baik,” ujar Jefri dalam momentum penyerahan tersebut.

Jefri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh anggota kelompok yang telah menyisihkan sebagian rezeki mereka di tanah perantauan demi menyukseskan gerakan sosial-keagamaan ini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung