Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Swadaya Tanpa Dana Pemerintah, Warga Rotat Gotong Royong Tarik Air Gratis dari Kebun Suitbertus Amandus

"Kami sudah mulai tarik pipa sejak kemarin, Rabu 15 Juli. Mulai dari mata air menuju Rotat melewati dua bukit. Puji Tuhan, hari ini sudah sampai di pertengahan jalan, sekitar 1,5 kilometer. Kami targetkan hari Selasa depan air sudah bisa tiba di Dusun Rotat," ujar Suitbertus Amandus saat dikonfirmasi

Avatar photo
Reporter : Nivan Gomez Editor: Redaksi
IMG 20260716 141819
Swadaya Tanpa Dana Pemerintah, Warga Rotat Gotong Royong Tarik Air Gratis dari Kebun Suitbertus Amandus. | (Foto: Nivan Gomez)

NTT-Post.com, SIKKA – Perjuangan ratusan warga Dusun Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka untuk keluar dari jerat krisis air bersih mulai menemui titik terang.

Sejak Rabu, 15 Juli 2026, warga bersama para tokoh masyarakat telah memulai aksi nyata menarik jaringan pipa dari sumber mata air di kawasan Wair Koja, kampung Nilo, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka menuju permukiman mereka yang berjarak kurang lebih 3 kilo meter.

Inisiatif ini lahir dari kedermawanan Suitbertus Amandus, tokoh masyarakat Sikka yang merelakan 11 titik mata air yang muncul di kebun pribadinya di Wair Koja, Nilo untuk dialirkan secara cuma-cuma kepada warga Rotat.

Setidaknya ada sekitar 90 Kepala Keluarga (KK) atau ratusan jiwa di Dusun Rotat yang kini bersiap menyambut kemerdekaan mereka dari krisis air bersih yang telah membelenggu selama puluhan tahun.

Hingga Kamis (16/7/2026), proses instalasi pipa telah berjalan setengah jalan dari total jarak sepanjang kurang lebih 3 kilometer yang membelah medan berbukit.

“Kami sudah mulai tarik pipa sejak kemarin, Rabu 15 Juli. Mulai dari mata air menuju Rotat melewati dua bukit. Puji Tuhan, hari ini sudah sampai di pertengahan jalan, sekitar 1,5 kilometer. Kami targetkan hari Selasa depan air sudah bisa tiba di Dusun Rotat,” ujar Suitbertus Amandus saat dikonfirmasi.

IMG 20260716 093603
Swadaya Tanpa Dana Pemerintah, Warga Rotat Gotong Royong Tarik Air Gratis dari Kebun Suitbertus Amandus. | (Foto: Nivan Gomez)

Proyek ini menjadi potret kerja sama yang solid antar warga. Warga Dusun Rotat bahu-membahu memikul dan mendistribusikan pipa melewati jalur berbukit dari Nilo, sementara warga Nilo membantu penuh dalam proses instalasi teknis di area sumber air.

Gerakan ini murni berbasis swadaya tanpa dana pemerintah. Pembiayaan pembelian pipa ditanggung bersama secara gotong royong oleh warga, dibantu oleh tokoh masyarakat Yakobus Jano, serta anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Partai Perindo (Dapil 4), Yuslin Nursivin Dua Botha.

Menariknya, sebelum proses penarikan pipa dimulai, warga dan para tokoh lebih dulu menggelar ibadat sabda yang dipimpin oleh Pastor Paroki setempat langsung di lokasi mata air di Nilo.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung