NTT-Post.com, SIKKA – Mako Polres Sikka hingga kini masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar kaburnya SG, terduga pelaku sekaligus saksi kunci dalam kasus kematian tragis siswa SMP di Desa Rubit.
Sikap bungkam otoritas kepolisian ini memicu gelombang tanda tanya dan kritik tajam dari masyarakat luas.
Meski informasi pelarian SG telah tersiar luas sejak Jumat (27/2/2026) sore, pihak kepolisian terpantau masih enggan membuka suara hingga Sabtu (28/2/2026) siang.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pucuk pimpinan Polres Sikka belum membuahkan hasil yang memuaskan.
Kapolres Sikka melalui Kasi Humas, IPTU Leonardus Tunga, sejak Jumat malam hanya memberikan jawaban singkat.
“Mohon waktu,” tulis IPTU Leonardus dalam pesan singkatnya saat dimintai keterangan terkait kronologi kaburnya SG.
Sementara Kasat Reskrim Polres Sikka yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp juga belum memberikan respons atau pernyataan apapun hingga berita ini diturunkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












