Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berdiri Satu Meter dari Bandar Dadu Regang, Kapolsek Bola Tidak Tangkap dan Biarkan Bandar Bebas

"Di lokasi semua kemarin sudah lari tinggal bandar. Dan saat itu Kapolsek berdiri dekat bandar dadu regan itu kan tidak sampai satu meter, tapi dia tidak mau tangkap," ujar Gabriell kecewa.

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Tim Redaksi
IMG 20260202 160611
Gabriel saat melaporkan oknum Kapolsek Bola ke Propam Polres Sikka. | (Foto: NTT-Post)

“Kapolsek bilang, Kau ini sebenarnya siapa? Saya bilang, Aduh, saya masyarakat biasa. Saya pergi lapor Bapak tidak mau tangkap baru tanya lagi saya sebagai apa, ‘” tambahnya.

Kecewa dengan sikap abai petugas, Gabriel secara nekat merampas tas milik bandar yang masih terbuka untuk dijadikan barang bukti.

IDUL FITRI PINTU AIR 20260318 123428 0000.jpg 11 PASKAH 2026 PINTU AIR.jpg

Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai senilai Rp130.000 yang kemudian dibawa ke Polres sebagai bukti untuk membuat laporan.

Pelapor mengaku sempat ditegur oleh Kapolsek saat mengambil tas tersebut. “Dia tanya lagi, ‘Kau sebagai apa kau ambil itu tas?’. Saya bilang, saya ini mantan napi, gara-gara judi sampai saya penjara, jadi sekarang saya bawa bukti tas ini ke Polres,” tegas pelapor.

Hingga saat ini, Gabriel telah diminta keterangan oleh anggota Propam Polres Sikka. Sementara oknum Kapolsek Bola belum dipanggil.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com

+ Gabung