Semua aspek ini hidup dan bertumbuh dalam tubuh PSN Ngada. Gebrakan taktik yang ditunjukan oleh sang pelatih Kletus Gabhe, selalu menyajikan pola permainan yang menarik dan enak dipandang mata. Di sini kita akan mengerti mengapa PSN Ngada mampu mengalihkan perhatian suporter tim lawan. Kelincahan para pemain PSN Ngada dari masa ke masa terasa sangat tidak membosankan, mereka seperti laskar jaramasi, meju sai geju (‘laskar kuda liar, injak sampai hancur’).
PSN Ngada akan Berulah di ETMC 2025, Hati-Hati!
Kehadiran PSN Ngada pada perhelatan Liga 4 ETMC di Kabupaten Ende menjadi alaram yang perlu diwanti-wanti. Bahwasannya, tim ini akan menjadi teror yang mematikan bagi tim lawan. Penampilan mereka seperti hantu yang menggiring bola dan tiba-tiba mendarat di gawang lawan secara mengagetkan.
Riuh penonton akan serentak berteriak wala, oba bha’i (wala tidak ada obat) dan kemudian seisi stadion akbar Marilonga dikejutkan secara tiba-tiba. Ini pesta bola yang layak dirayakan dengan ja’i pera wa’i (menari dengan kaki yang disentak).
Sidang babak penyisihan ETMC 2025 di Ende sementara berlangsung. Dari dua pertandingan, PSN Ngada berhasil melumpuhkan kesebelasan tim Persekota Kupang (11 November 2025) dan Perseftim Flores Timur (14 November 2025), dengan skor masing-masing 2-0 dan 2-1. Dari dua pertandingan ini, lini depan PSN Ngada dimanjakan dengan pertahanan lawan yang masih belum optimal.
Us Bhara mengudara pada gol pertamanya dengan gaya akrobatik, estetik dan cukup liar. Mengikuti gol keduanya, Us Bhara mencatat namanya sebagai pencetak dua gol pada perhelatan pertandingan pertama. Selanjutnya pada pertandingan kedua, PSN Ngada kembali mengumpulkan tiga point dengan koleksi 2 gol dari kaki Kim Raja dan Heron Ago. Heron Ago bermain dengan sangat leluasa dan menunjukan tipikal kapten berjiwa tenang. Dua pertandingan usai, PSN Ngada sementara menduduki posisi pertama di Grup B.
Atas dua kemenangan ini, PSN Ngada tentunya menyelami spiritualitas ilmu padi: ‘semakin berisi semakin merunduk’. Sikap rendah hati dan menjaga kualitas menjadi refleksi yang selalu hidup. Jalan masih panjang, keluar sebagai juara grup saja tidak cukup mengobati kerinduan orang Ngada menyambut kembali trofi ETMC.
PSN Ngada hendaknya menjajaki perbukitan dengan nama besar dan menghimpun orang Ngada dalam balutan jersey orange. Kilau sinar jersey orange akan lebih nyaman dipakai jika terus menghibur para penonton dan supporter dengan gaya permainan yang unik, identik dan estetik.
Proficiat kepada pelatih Kletus Gabhe, dan semua pemain PSN Ngada atas dua kemenangan yang luar biasa. Ini adalah awal yang mengejutkan, semua orang Ngada masih suka dikejutkan pada pertandingan lainnya. Selamat bertanding Laskar Jaramasi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT-post.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












